PRO & CONS : HUKUMAN MATI ?


http://en.wikipedia.org/wiki/Capital_punishment

CONS :

Mengenai hukuman mati, saya pikir kita bisa diskusi mengenai hak untuk hidup: Apakah itu adalah hak yang bisa dikurangi (derogable right) atau hak yang tidak bisa dikurangi (non-derogable right). Karena saya berpendapat bahwa hak untuk hidup adalah hak paling hakiki yang harus dilindungi, maka sungguh saya tidak setuju dengan hukuman mati. Kita mungkin bisa diskusi dari segi pragmatisme, misalnya apakah hukuman mati efektif dalam memberikan efek jera atau menjadi pencegah (deterrent), tapi menurut terlepas dari soal pragmatisme ini, ada suatu prinsip dibalik diskusi hukuman mati. Apakah kita berhak mencabut nyawa seseorang (dengan cara men-outsource-nya kepada negara)?

Ini bisa dilihat dari dua segi:

1. Idealis: Hukuman mati jelas salah. Baik dari segi a). moralitas dimana hak hidup adalah hak dasar tiap manusia, kemungkinan salah tangkap tidak pernah 0%, pembunuh psikopatpun seringkali dikondisikan oleh lingkungan (memiliki gen bakat psiko dipadu dengan masa kecil penuh penyiksaan); b). perlakuan terhadap “pelaku”: di jaman modern sudah tidak jaman lagi gunakan hukuman mati untuk balas dendam, sebaliknya tujuannya adalah rehabilitasi dan mencegah pelaku hidup di tengah masyarakat sebelum dia siap; c). sbg “deterrent” untuk menakut2i koruptor, pengedar narkoba, dsb, yg mana ini malah akan bawa efek samping memberi insentif untuk koruptor & pengedar tsb menjadi gangster pembunuh berdarah dingin (karena toh hukumannya sama2 hukuman mati).

2. Politis pragmatis: Silahkan koreksi kalau saya salah, tetapi saya lihat sekilas hukuman mati terhadap pengedar cukup populer di publik Indonesia. Mengenai Jokowi mendukung hukuman mati, mengenai dia hubungi kelompok2 islamis, atau ntah apa lagi.. jelas jangan digunakan untuk menilai diri dia secara pribadi. Politisi selalu punya agenda dibalik tiap movenya.. Kita harus menggeser pendapat publik dulu, atau minimal memperlemah dukungan terhadap hukuman mati, sebelum bisa berharap ini akan dihapuskan.. Sama sekali nggak mudah untuk Indonesia..

PROS :

I am pro Capital Punishment if it meets my requirements:
1. The person must be found guilty beyond reasonable doubt.
2. The crime: Genocide, Serial killer and rapist, crime against humanity (torture, genocide, etc.), terrorism and abduction/kidnapping or Human Trafficking
3. Drug kingpin who sells meth. Not those of marijuana, or those who are just mules.
4. Graft convicts whose total damage exceed a certain number.

The purpose of capital punishment is, for me, not to deter future crime by someone else, but to save money and to dispense useless effort in rehabilitating people who can’t be rehabilitated, or show no remorse for the crime.

Furthermore, looking at prisons in Indonesia, it may very well be that capital punishment is a better option since prisons in Indonesia, in my opinion, are not in the condition where they can rehabilitate people. In fact, prisons in Indonesia will produce worse people, thus augmenting the problem.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s