TANAH : METODE KONSERVASI LAHAN KRITIS


METODE VEGETATIF

merupakan metode konservasi lahan dengan menggunakan variasi atau modifikasi cara penanaman tumbuhan, contoh:

1. Strip Cropping = menanam secara tegak lurus dengan arah aliran/memotong lereng (vertikal).

Strip Cropping (pict: www.bdp-online.de )
Penanaman Dalam Strip

Penanaman dalam strip  (strip cropping) adalah suatu sistem bersosok tanam yang beberapa jenis tanaman ditanam dalam strip yang berselang-seling pada sebidang tanah pada waktu yang sama dan disusun memotong lereng atau menurut garis kontur. Biasanya tanaman yang digunakan adalah tanaman pangan atau tanaman semusim lainnya diselingi dengan strip-strip tanaman yang tumbuh rapat berupa tanaman penutup tanah atau pupuk hijau.

Dalam sistem ini semua pekerjaan dilakukan menurut  kontur dan dapat juga dikombinasikan dengan pergiliran tanaman dan penggunaan sisa-sisa tanaman.

Sumber: Sitanala Arsya (2006). Konservasi  Tanah dan Air. Bogor: IPB Press.

Penanaman dalam strip

2. Contour Farming = menanam secara sejajar garis kontur/lereng (horisontal).

Contour Farming (pict: imagesbee.com)

3. Buffering = penutupan lahan curam dengn tanaman keras/pohon.

Buffering (pict: ecode360.com)

4. Wind Breaks = penanaman tumbuhan untuk melindungi tanah dari tiupan angin.

Wind Breaks (pict: www.forestry.ok.gov)

5. Contour Strip Cropping = membagi bidang tanah searah garis kontur dengan pola tanaman campursari/tumpang sari dan berselang-seling.

Contour Strip Cropping (pict: cendyputri.blogspot.com)

6. Reboisasi = penghijauan pada lahan kritis.

7. Crop Rotation = pergiliran/rotasi tanaman (mis: musim kemarau: palawija, musim penghujan: padi).


METODE MEKANIK

merupakan metode konservasi lahan dengan menggunakan variasi atau modifikasi pembuatan bangunan/bentuk-bentuk  dan pengolahan lahan/tanah, contoh:

1. Contour Tillage = pengolahan lahan sejajar garis kontur.

Contour Tillage (pict: stormwater.montana.edu)

2. Contour Polwing = membajak tanah sejajar garis kontur.

Contur Polwing (pict: www.rolybrown.ca)

3. Terasering/Sengkedan = penterasan lahan pada lereng yang curam.

Terasering (pict: www.myspace.com)

4. Gulundan = pembuatan pematang/batas/kuburan.

5. Irigasi = saluran air untuk pengairan lahan.

Irigasi (pict: blog.ub.ac.id )

6. Cekdam/Balong/Waduk = membendung aliran air.

Cekdam (pict: commons.wikimedia.org )

METODE KIMIA

merupakan metode konservasi lahan dengan menggunakan bahan-bahan kimia atau memodifikasi unsur-unsur kimia tanah, contoh:

1. Bitumen = memperbaiki struktur tanah.

Bitumen (pict: www.2b1stconsulting.com)

2. Soil Conditioner = memperkuat agregat tanah.

Soil Conditioner (pict: www.sunlightbioelectric.com)

3. Pupuk Kimia = menyuburkan tanah.

Pupuk Kimia (pict: www.lensaindonesia.com)

4. Kapur = menetralkan tanah yang asam.

5. Belerang = menetralkan tanah yang basa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s