WAWANCARA RICHARD DAWKISN : ATEISME (ATHEISM/ATHEIST)


Apakah seorang ateis seberbahaya yang dipikirkan orang? Atau apakah seorang ateis justru berguna untuk mendudukkan pemahaman yang lebih lengkap tentang kehidupan?

Berikut ini wawancara Vineet Gill dari Times of India dengan Richard Dawkins belum lama ini.

Apa pendapat Anda tentang agama moderat zaman sekarang? Sebelum ini Anda mengatakan agama moderat zaman sekarang adalah persemaian bagi ekstremis?

Saya mengatakan bahwa, saya khawatir jangan-jangan memang benar bila anak-anak diajari –semoderat apapun caranya—bahwa iman adalah kebijaksanaan, dan Anda tidak perlu bukti untuk mengimani sesuatu, maka ini merupakan pembuka jalan bagi minoritas untuk jadi ekstrimis.

Semua orang telah diindoktrinasi dengan pandangan bahwa itu (agama, red) adalah iman dan Anda tidak bisa mendebatnya. Saya kira pikiran semacam itu jahat. Jika anak-anak diajari bahwa mereka tidak perlu mempertahankan iman mereka dengan bukti, itu telah membuka jalan bagi ekstrimisme. Kerusakan terbesar yang ditimbulkan agama adalah ia mengindoktrinasi dan mencuci otak anak-anak.

Anda sangat percaya pada sains – namun apa yang terjadi jika sains salah?

Sains sesungguhnya tidak pernah mengklaim mengetahui semua kebenaran. Sains bekerja keras untuk semakin dekat dan lebih dekat lagi dengan kebenaran. Namun tentu saja sains belajar dari kesalahan dan semakin maju dengan membuktikan hipotesis yang salah. Salah satu kebijaksanaan sains adalah ia siap untuk berubah ketika terbukti salah. Berbagi secara publik (public sharing) adalah bagian penting dari sains. Tak ada ilmuwan yang berkata, “Oh, ini benar untuk saya tetapi tidak benar untuk Anda.”

Sains menyediakan ruang yang luas untuk penelitian dan pengembangan –mengapa kita tidak bisa melihat agama juga sebagai laboratorium hidup tempat manusia mengembangkan pemikirannya, daripada hanya mengabaikannya?

Saya kira akan sangat bagus jika mempelajari agama secara antropologis dan psikologis. Ngomong-ngomong, saya berpendapat anak-anak perlu dididik tentang agama. Mereka seharusnya diajarkan ada agama ini ada agama itu dan seterusnya. Dan ketika anak-anak itu tumbuh, mereka bisa memilih atau tidak memilih bergabung dengan pilihan mana pun.

Jika sains telah terbukti menang selama ini, apakah Anda ingin kekal dengan bantuan sains tersebut?

Tidak. Saya kira satu hal yang menakutkan selain kematian adalah keabadian. Dan adalah sama menakutkannya bila Anda berada di sana atau tidak. Sesungguhnya lebih menakutkan lagi bila Anda berada di sana. Bayangkan (Anda hidup) miliaran dan miliaran tahun – sangat membosankan! Saya lebih memilih untuk menghabiskan kekekalan di bawah anestesi umum – dan itulah yang persis akan terjadi.

Bicara di luar sains, bagaimana Anda menjelaskan iman yang memberi kekuatan bagi manusia?

Hal ini sangat menarik. Bagaimana bisa iman membuat seseorang membunuh? Patriotisme adalah bentuknya yang lain –manusia membela negaranya, salah mau pun benar. Pada masa perang dunia, orang bisa dengan begitu saja menembak orang lain hanya karena mereka mengabdi pada negara yang salah, tanpa bertanya apa pendapat mereka (yang ditembak, red). Iman itu seperti itu.

Anda menolak dengan tegas iman dan agama. Apakah Anda seorang ateis fundamentalis?

Istilah fundamentalis berarti Anda secara kaku berpegangan pada kitab suci dan tidak akan pernah mengubah keyakinan Anda. Saya akan mengubah keyakinan saya jika ada bukti yang mendukung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s