MANUSIA TANAH LIAT


KITA SEMUA IALAH MANUSIA TANAH LIAT (TITIK) SEPUPUAN SAMA KENDI DAN GERABAH, SERTA THE THING (FANTASTIC FOUR):

Kita manusia memiliki leluhur/nenek moyang bersama dengan segala organisme di Bumi ini yang di sebut LUCA (Last Universal Common Anscestor) yang diperkirakan hidup sekitar 3.6 hingga 4.1 miliar tahun silam–yang menjadi cikal bakal semua bentuk kehidupan.

Leluhur kita bukanlah Adam & Hawa yang di buat dari debu/tanah yang di tiup nafas kehidupan beserta magic word “abrakadabra” menurut buku tua Anda yang sudah lapuk digerus kemajuan sains dan tehknologi.

Terbuat dari tanah?
Semua benda jika dikubur dalam tanah dalam kurun waktu tertentu akan melebur. Bahkan plastik sekalipun. Tidak berarti bahwa dapat disimplifikasi bahwa plastik berasal dari tanah. Ada beberapa unsur dalam tubuh manusia yang sama dengan unsur yang terkandung di tanah. Namun menyebut manusia berasal dari tanah sama halnya mengatakan soto terbuat dari garam.

Kita perlu mencoba sekali kali berfikir bahwa tidak perlu kekuatan super untuk memproduksi manusia. Ayah dan ibu kita melakukannya.

Protein, sistem syaraf, otak, dan masih banyak komponen lain tidak bisa dibuat di/dari tanah. Jika anda menggunakan argumen imajinatif serba bisa, tentu kita tidak membicarakan tataran rasional disini, tapi “magical thingking”. Karena Dia serba bisa maka anda bisa mengatakan Dia bisa membuat manusia dari kertas atau adonan (asal “binsalabim” gitu deh).

Disinilah masalahnya ketika anda mencoba menggunakan standar ganda. Anda mencoba menunjukkan bahwa ‘Manusia dari tanah’ itu rasional, namun ketika terdesak, anda menggunakan argumen irasional yang mengatakan “toh Tuhan serba bisa”. Secara struktural anda tidak lebih baik dari anak kecil yang mengatakan alam semesta diciptakan oleh Doraemon dengan segala alat canggihnya.

Kenyataannya, itu hanya argumen yang berlandaskan imajinasi anda tentang Tuhan yang serba bisa. Sama seperti Doraemon, tidak ada secuilpun bukti dia pernah ada dan memang serba bisa.

Kalo mengenai tafsir ayat yang mengatakan bahwa manusia diciptakan dari tanah, ada lho tafsir ayat itu yang malah membuat ayat tersebut mendukung teori evolusi. Bahwa sebelum manusia jadi manusia, manusia pernah melewati berbagai tahap dan pada awalnya manusia adalah mineral, hehe yaa itu kalo saya menggunakan cocologi sih.

Di mitologi Yunani juga gitu kok, Prometheus dan Athena menciptakan semua makhluk hidup termasuk manusia dari tanah. Jadi sebenernya ide penciptaan dari tanah gak semata-mata dari agama Samawi. Bahkan udah ada sejak jaman dulu. Dan itu gak membuat hal tersebut benar adanya kan? Juga gak membuat Prometheus dan Athena dianggap nyata, ya kan?

P.S. Berfikir kritis dan skeptis samasekali bukan hal yang buruk, ya kan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s