Salah Paham Anarkisme


DO NOT MISSUSES AGAIN!

Lentera

Ilustrasi oleh Bima Satria Putra. Ilustrasi oleh Bima Satria Putra.

Christian Adi Candra

Penulis adalah mahasiswa Fiskom UKSW angkatan 2015. Saat ini menjabat sebagai Staf Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) LPM Lentera. Dapat dihubungi melalui surel christiancong.cc@gmail.com

Dewasa ini anarkisme sering disalahpahami tidak hanya berkaitan dengan makna dari anarkisme itu sendiri, namun juga dalam hal sikap yang dianggap menentang kekuasaan negara atau kehendak mewujudkan masyarakat tanpa negara. Sehingga tidak heran apabila penganut anarkisme menjadi minoritas terutama di Indonesia.

Padahal anarkisme menurut Joseph Pierre Proudhon dalam What is Property (1840: 264) merupakan teori politik yang bertujuan menciptakan anarki, ketiadaan tuan, atau raja yang berkuasa. Anarkisme adalah teori politik yang ingin menciptakan suatu tatanan masyarakat anarki tanpa penguasa, atau lebih tepatnya dalam anarkisme menolak segala bentuk kontrol dan dominasi yang diciptakan oleh kelas atas seperti pemerintah dan kapitalis. Tujuan anarkisme, tak lain dan tak bukan adalah untuk menciptakan masyarakat yang bebas. Setiap orang bebas berkumpul, dan mempunyai…

Lihat pos aslinya 737 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s