LIBERTARIANISME


Mumpung lagi membahas libertarianisme hari ini, mari bicara sedikit mengenai pengantar singkat libertarianisme.

Hal yang penting untuk diketahui, setidaknya untuk kami, adalah bahwa istilah ‘libertarianisme’ merupakan istilah yang dicuri dari kalangan sosialis anti-otoritarian. Istilah ‘libertarianisme’ muncul sebagai sinonim dari ‘anarkisme’ ketika publikasi anarkis dilarang di Perancis pada era 1890an.

Hingga era 1970an, istilah ‘libertarianisme’ digunakan secara luas untuk merujuk kepada ideologi kiri anti-otoritarian e.g. sosialis-libertarian, komunis-libertarian, Marxis-libertarian, etc., sebelum akhirnya istilah tersebut dicuri oleh kaum kapitalis laissez-faire di Amerika Serikat yang mengadvokasi minimalisasi peran negara/pemerintah dan memaksimalkan peran pasar bebas.

Tentu saja, ideologi “libertarianisme”-kanan macam ini bukanlah ideologi yang monolitik. Akan tetapi, kesemua bentuk “libertarianisme”-kanan menjunjung prinsip-prinsip yang sama: properti privat, pasar bebas, non-interventionism, non-agression principle, perlawanan terhadap sebagian besar atau seluruh peran negara.

Figur-figur penting “libertarian”-kanan di antaranya: Friedrich Hayek, Milton Friedman, Murray Rothbard (pencetus “anarko”-kapitalisme), Ayn Rand (pencetus Obyektivisme), dsb.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s