POLITICAL ORDER


Huntington kemudian merumuskan teorinya tentang political order dan political decay. Dalam memahami teori Huntington ini, penting dipahami dua konsep vital: partisipasi politik (political partisipation) dan institutionalisasi politik (political institutionalitation). Partisipasi politik adalah keleluasaan bagi kelompok di masyarakat untuk berpartisipasi di arena politik, sementara institusionalisasi politik adalah proses dimana prosedur dan pengorganisasian alokasi power di masyarakat mendapat nilai dan menjadi stabil. Stabilitas politik, atau political order, adalah hasil dari institutionalisasi politik yang lebih intens dan maju daripada kecepatan dan skup partisipasi politik. Sebaliknya, instabilitas politik—political decay—adalah akibat dari skup dan kecepatan partisipasi politik yang melampaui tingkat institutionalisasi politik. Dalam teori ini, kecepatan dari partisipasi politik dan institusionalisasi politik penting untuk diperhatikan.

Political Participation > Political Institutionalization = Political Decay

Political Participation < Political Institutionaliation = Political Order

Institusi dan proses institutionalisasi kemudian menjadi penting dan sentral dalam teori Huntington. Ia mendefinisikan institusi sebagai “pola perilaku yang stabil, berulang, dan dijunjung” dalam masyarakat dimana institusi mewujud dalam organisasi dan prosedur. Sementara institutionalisasi adalah “proses dimana organisasi dan prosedur menjadi stabil dan dijunjung” oleh masyarakat (hal.12). Fungsi institusi menurut Huntington adalah, “temper, moderate, and redirect that power so as to render the dominance of one social force compatible with the community of many.” (hal. 9).

Jadi institusi memediasi dan meredakan efek power yang digunakan berbagai kelompok sosial secara telanjang dalam arena politik. Dapat dicatat, definisi Huntington perihal institusi sedikit berbeda dengan definisi institusi di literatur New Institutional Economic, yang meminjam definisi Douglas North. Menurut North, institusi adalah peraturan dan regulasi.

Sebagaimana yang James Madison pernah tulis di The Federalist No.51: “the great difficulty lies in this: you must first enable the government to control the governed; and in the next place oblige it to control itself.” (Madison via Huntington, hal.7).

Stabilitas terlebih dahulu setelah itu barulah demokrasi?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s