EKONOMI DAN KEHIDUPAN – PERMINTAAN DAN PENAWARAN : HASRAT PSIKOLOGIS


 

‘SURAT CINTA SEBAGAI MINIATUR EKONOMI dalam perspektif psikoanalisis’

Pertukaran yang berbasis pasar.

Pasar kapitalis, sosialis.

Menulis surat cinta tidak sama dengan menulis surat pada umumnya.

Surat cinta = pertukaran ekonomi pasar (tidak hanya mendapatkan pemahaman surat cinta, tapi mendapatkan pemahaman baru mengenai pertukaran ekonomi berbasis pasar bekerja pada saat kita selesai, berpaling pada kasus-kasus surat cinta).

Pertukaran pasar (medium penjelasan) terhadap surat cinta, kembali ke surat cinta.. lalu masuk ke ekonomi pasar, dan kita akan mendapatkan pemahaman baru tentang pertukaran pasar.

Retroactive = ex post facto

Kebenaran itu tidak ada di depan, tapi dibelakang, dan berlaku sampai masa depan.  

Psikoanaliss bukanlah merupakan suatu perangkat yang dpt kt terapkan ke suatu kasus, kita tidak dapat bertanya kenapa psikoanalisis melihat x, apakah Y d pandang dalam psikonalsisis. Sebaliknya psikonanalisis,  suatu paradigma yang implikasinya dan konsekuensiny yang bisa kita jumpai dikeseharian. Dalam hal ini surat cinta dan ekonomi pasar. Sehingga ketimbang menjelaskan surat cinta dan ekonomi pasar dgn psikoanlisi, tulisan ini justru akan bertanya.. apa konsep atau tema psikoanalisi yang bisa kita pelajari dgn merefleksikan kenyataan kongkrit pada kedua fenomena tersebut.

Surat cinta dalam ekonomi pasar. Maka pertanytaany sama, apa yang kita bisa pelajari dari surat cinta dalam bekerjanya ekonomi pasar.

Surat cinta = sublime, berbeda dengan yang lainya.

Kalau kita berbicara ekonomi = keadaan, ektivitas, upaya org dlm mmnhuhi kbutuhanya. Kalkulasi rasional = ada yg di untungkan, Korbankan, keluarkan.. ada proses pengerobanan, adanya imbalan. Perhitungan ekonomis

Penemuhan kebutuhan, kalkulasi rasional.

Pasar = suatu ruang atrificial, pembeli, penjual bertemu kegiatan keonomi.. jual beli, saat pembeli dan penjual bertemu barang dan komoditas, alat tukar.

Pasar = penting, lalu lintas informasi, siapa A, siapa B.. barang ini harganya brp, gunanya apa.

Pasar = bebas, stp org di dalamnya bisa mempertimbangkan/kalkulasi rencana ekonomya (pelaku, komoditas, alat tukar, informasi)

Gw permukaan air yang tenang, tapi deep down below im shaking profoundly, anomali yang dari seolah-olah normal.

Pengalaman membeli susu kaleng. Bagaimana elu bisa tahu bahwa produk tersebut ialah produk yang benar-benar elu butuhkan. Mengimani pasar.

Sprite : aku tahu apa yang ku mau. Nein, ada tidak tahu apa yang anda mau.

Pasar = kita harus mengimani spg, dan copywriter sang produk.

Semakin kamu bertanya, semakin anda tidak bahagia.. So jadi percaya saja. Gw tidak tahu bagaimana itu d proses, kok harganya beda jauh. Pokoya percaya saja. Ditundukan dalam rezim tukar dalam dengan medium..

 Percaya kepada merek. Dan informasi yang tertera.

Saya kira subjective, saya butuh laptop = objective.

Menurut gue ini bernilai = tapi engga menurut elu.

Pesanya sampai, tidak ada distorsi.. sayangnya gw ga tahu pasti.

Subjek menjadi galau, baper, ketidak tentuan.. apa yang ia mau dari ku, apa yang kamu mau dari ku.. apakah ku baginya.

Surat cinta ialah pesan dan makna sekaligus objek dari cinta itu. Menulis surat cinta, menjalin hubungan dengan mayat.  Pesanya sampai, dia mengerti.. apa ada feedback? Ketidakpastian, ketidak-menentuan.. pertanyaanya apa yg aku mau, apa yang dia mau, apa yang ia mau dari aku.. siapa aku untuknya.

Apa elu menginkan gue serupa dengan elu? Apa elu tulus? Tulus itu elu terima adanya kenyataan-kenyataan liar.

Pasar ada, saya tidak bisa memenuhi kebutuhan saya sendiri. Saya butuh orang lain untuk itu. Cinta salah satunya.

Mereka berterima-kasih kepada proletar-proletar.. menyereap kehidupan, intelektual, emosi, kreativitas, death labour = gw punya kehdiupan.

Gw terpikat terhadap benda itu tapi gw engga mempertanyakan itu lagi = fetish

Fetishme komoditas. Harga beda, ya diem aja. Gw menjangkarkan pada sebuah belief, bahwa normal benda ada harganya.

Secara biologis gue hidup.. 9 to 5, get a life.. pharse-pharse apa artinya life dalam get a life.. bukankah orang itu hidup.. tapi ada hidup yang lebih hidup pada umumnya, life menjadi something yang excessive, excessiveness ini dimunculkan dari mana?

Sex itu excessive.. sex manual. Position, elu harus melakukan ini, itu, untuk dapat makna dari sex itu sendiri. Kalau engga maka elu belum pernah benar-benar ngesex.

Mati, mati bukan hanya mati.. tapi ada mati yang lebih excessive, beranak dalam kubur, kuburanya ada uler.

Dimensi exessive : tekno capitalism = kehidupan, apalah artinya hidup ada org yg bunuh diri. Dia memprovide itu.

Hidup itu something yang excessive. Ga pasti.. ini yang diisi oleh marketing, motivator, mitors.

Manusiawi – cinta kasih, cinta kasih itu  batasanya apa? Aldof hitler juga bilang cinta.

“And I can fight only for something that I love, love only what I respect, and respect only what I at least know.”
Adolf Hitler

Traumatisasi, itu terjadi di hari ini.. elu mendramatisir kisah masa lalu.. elu yang buat itu. Ada org yang trauma dikhianati, ada orang yang tidak trauma dikhianati.. ada orang yang trauma dikhianati, jadi ada orang yang trauma akibat/dengan cinta.. ada yang engga trauma tentang/terhadap cinta. Walaupun sama-sama dikhianati.. itu kan yang buat elu sendiri.

Eksploitasi = jam kerja, bukan hasil kerja. Adanya kesepakatan.

Kesejahteraan melihatnya dari duid.. kwkw eksploitasi mau dikemanain bung..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s