BENCANA ALAM – MITIGASI BENCANA

0

BENCANA ALAM

Macam-macam Bencana Alam

Definisi bencana yang dikeluarkan oleh Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) adalah suatu peristiwa atau rangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam, manusia atau keduanya yang mengakibatkan korban manusia, kerugian harta benda, kerusakan lingkungan, kerusakan sarana prasarana, dan fasilitas umum serta menimbulkan gangguan terhadap tata kehidupan dan penghidupan masyarakat.

Bencana alam adalah salah satu faktor yang bisa mengakibatkan rusaknya lingkungan hidup. Bencana alam bila dilihat dari penyebabnya, dapat dibedakan sedikitnya menjadi tiga jenis, yaitu geologis, klimatologis, dan ekstra-terestial. Berikut adalah macam-macam bencana alam yang terjadi di Indonesia, diantaranya :

  • Tsunami
  • Banjir
  • Kebakaran
  • Longsor
  • Gunung Berapi
  • Kekeringan
  • Abrasi

Sebab-sebab Terjadinya Bencana Alam

Begitu banyak bencana yang terjadi di Indonesia, dan ditinjau dari sudut penyebab terjadinya semua bencana tersebut secara umum terbagi menjadi dua yaitu, akibat ulah manusia dan alam itu sendiri.

Perhatikan tabel berikut !

Penyebab Bencana Bencana yang ditimbulkan Disebabkan oleh …
Manusia Banjir Membuang sampah sembarangan,

Penebangan hutan,

Membangun pemukiman di daerah resapan air,

Pembakaran hutan

  Longsor Penambangan, Penebangan hutan,
  Abrasi Penambangan
     
Alam Tsunami Adanya gangguan impulsif terhadap air laut yang disebabkan oleh adanya gempa bumi, landslide (longsor) yang terjadi di dalam laut
  Banjir Hujan terus menerus
  Kekeringan Musim kemarau berkepanjangan
  Longsor Rusaknya hutan sebagai penyangga
  Gunung Meletus Endapan magma yang berada di dalam perut bumi di dorong oleh gas yang bertekanan tinggi
  Kebakaran Terjadinya gesekan antar batang pohon yang kering
  Abrasi Angin yang bertiup di atas lautan yang menimbulkan gelombang dan arus laut sehingga mempunyai kekuatan untuk mengikis daerah pantai

Impulsif = tindakan tanpa berpikir terlebih dahulu

Abrasi = proses pengikisan laut oleh gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak


Upaya-upaya Penanggulangan Bencana Alam

  • Mitigasi

Mitigasi dapat juga diartikan sebagai penjinak bencana alam, dan pada prinsipnya mitigasi adalah usaha-usaha baik bersifat persiapan fisik, maupun non-fisik dalam menghadapi bencana alam. Persiapan fisik dapat berupa penataan ruang kawasan bencana dan kode bangunan, sedangkan persiapan non-fisik dapat berupa pendidikan tentang bencana alam.

  • Menempatkan Korban di Suatu Tempat yang Aman

Menempatkan korban di suatu tempat yang aman adalah hal yang mutlak diperlukan. Sesuai dengan deklarasi Hyogo yang ditetapkan pada Konferensi Dunia tentang Pengurangan Bencana, di Kobe, Jepang, pertengahan Januari 2005 yang lalu. Berbunyi : “Negara-negara mempunyai tanggung jawab utama untuk melindungi orang-orang dan harta benda yang berada dalam wilayah kewenangan dan dari ancaman dengan memberikan prioritas yang tinggi kepada pengurangan resiko bencana dalam kebijakan nasional, sesuai dengan kemampuan mereka dan sumber daya yang tersedia kepada mereka”.

  • Membentuk Tim Penanggulangan Bencana
  • Memberikan Penyuluhan-penyuluhan
  • Merelokasi Korban Secara Bertahap

Akibat kompleknya permasalahan pascabencana, maka dibuatlah panduan internasional mengenai prinsip-prinsip perlindungan pengungsi. Sebagai contoh, misalnya pasal 18 ayat (2) , Pasal 23 dinyatakan setiap manusia memiliki hak atas pendidikan ayat (1) dan pada ayat (2) dan masih banyak lagi pasal lain yang menekankan perlunya ditindaklanjuti pemberian perlindungan terhadap para pengungsi, baik yang disebabkan oleh bencana alam atau ulah manusia, termasuk konflik bersenjata atau perang.

Iklan

MITIGASI BENCANA ALAM – ADAPTASI BENCANA

3

Menurut UU Nomor 24 Tahun 2007, mengatakan bahwa pengertian mitigasi dapat didefinisikan. Pengertian mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Berdasarkan siklus waktunya, penanganan bencana terdiri atas 4 tahapan sebagai berikut…  

Tahap-Tahap Penanganan Bencana 
 
  • Mitigasi merupakan tahap awal penanggulangan bencana alam untuk mengurangi dan memperkecil dampak bencana. Mitigasi adalah kegiatan sebelum bencana terjadi. Contoh kegiatannya antara lain membuat peta wilayah rawan bencana, pembuatan bangunan tahan gempa, penanaman pohon bakau, penghijauan hutan, serta memberikan penyuluhan dan meningkatkan kesadaran masyarakat yang tinggal di  wilayah rawan gempa
  • Kesiapsiagaan merupakan perencanaan terhadap cara merespons kejadian bencana. Perencanaan dibuat berdasarkan bencana yang pernah terjadi dan bencana lain yang mungkin akan terjadi. Tujuannya adalah untuk meminimalkan korban jiwa dan kerusakan sarana-sarana pelayanan umum yang meliputi upaya mengurangi tingkat risiko, pengelolaan sumber-sumber daya masyarakat, serta pelatihan warga di wilayah rawan bencana. 
  • Respons merupakan upaya meminimalkan bahaya yang diakibatkan bencana. Tahap ini berlangsung sesaat setelah terjadi bencana. Rencana penanggulangan bencana dilaksanakan dengan fokus pada upaya pertolongan korban bencana dan antisipasi kerusakan yang terjadi akibat bencana. 
  • Pemulihan merupakan upaya mengembalikan kondisi masyarakat seperti semula. Pada tahap ini, fokus diarahkan pada penyediaan tempat tinggal sementara bagi korban serta membangun kembali saran dan prasarana yang rusak. Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap langkah penanggulangan bencana yang dilakukan. 
Pengertian Mitigasi dan Penjelasannya

DEFINISI – MITIGASI

Mitigasi bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana (Pasal 1 ayat 6 PP No 21 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana). 

Bencana sendiri adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor non

alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan

lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Bencana dapat berupa kebakaran, tsunami,gempa bumi, letusan gunung api, banjir, longsor, badai tropis, dan lainnya. 

 Kegiatan mitigasi bencana di antaranya :

  1. pengenalan dan pemantauan risiko bencana;
  2. perencanaan partisipatif penanggulangan bencana; pengembangan budaya sadar bencana;
  3. penerapan upaya fisik, nonfisik, dan pengaturan penanggulangan bencana;
  4. identifikasi dan pengenalan terhadap sumber bahaya atau ancaman bencana;
  5. pemantauan terhadap pengelolaan sumber daya alam;
  6. pemantauan terhadap penggunaan teknologi tinggi;
  7. pengawasan terhadap pelaksanaan tata ruang dan pengelolaan lingkungan hidup
  8. kegiatan mitigasi bencana lainnya. 

Robot sebagai perangkat bantu manusia, dapat dikembangkan untuk turut melakukan mitigasi bencana. Robot mitigasi bencana bekerja untuk mengurangi resiko terjadinya bencana.

Contoh robot mitigasi bencana diantaranya :

  1.  robot pencegah kebakaran
  2.  robot pendeteksi tsunami
  3.  robot patroli/pemantau rumah atau gedung
  4.  robot pemantau gunung api
  5.  robot penghijauan
  6.  robot pembersih sungai
  7.  robot assistant untuk penyuluhan bencana
  8.  robot mitigasi bencana lainnya

Berdasarkan siklus waktunya, kegiatan penanganan bencana dapat dibagi 4 kategori :

  1.  kegiatan sebelum bencana terjadi (mitigasi)
  2.  kegiatan saat bencana terjadi (perlindungan dan evakuasi)
  3.  kegiatan tepat setelah bencana terjadi (pencarian dan penyelamatan)
  4.  kegiatan pasca bencana (pemulihan/penyembuhan dan perbaikan/rehabilitasi)

Mitigasi merupakan tahap penanggulangan bencana alam yg pertama. Mitigasi bencana merupakan langkah yg sangat perlu dilakukan sebagai suatu titik tolak utama dari manajemen dampak bencana.

Mitigasi adalah segala upaya yg dilakukan untuk mengurangi dan memperkecil dampak bencana alam.

Mitigasi meliputi beberapa kegiatan, diantaranya :

– menerbitkan peta wilayah rawan bencana.

 

– memasang rambu-rambu peringatan bahaya dan larangan di wilayah rawan bencana

 

– mengembangkan SDA satuan pelaksana

– mengadakan pelatihan penanggulangan bencana kepada warga di wilayah rawan bencana

– mengadakan penyuluhan atas upaya peningkatan kewaspadaan masyarakat di wilayah rawan bencana

– menyiapkan tempat penampungan sementara di jalur-jalur evakuasi jiga bencana terjadi

– memindahkan masyarakat yg tinggal di wilayah bencana ke tempat yg aman


PENGERTIAN ADAPTASI BENCANA

Adaptasi yaitu upaya untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dengan melakukan perubahan yang mengarah pada peningkatan daya tahan dan daya lenting terhadap perubahan misalnya adaptasi fisiologis mangrove yang tumbuh di daerah bersalinitas tinggi dan tergenang pasang surut laut. Bencana alam dapat berupa dan berasal apa saja. Saat ini, bencana terbesar adalah semakin meningkatnya pemanasan global yang menyebabkan bencana alam. Adaptasi guna mengantisipasi efek bencana perlu dilakukan di berbagai bidang untuk meminimalisir akibat negative bencana tersebut.

Berikut merupakan adaptasi yang perlu diperhatikan dalam aspek-aspek yang menunjang

kehidupan manusia :

  1. Adaptasi dalam pertanian

Para petani harus mempersiapkan varietas tanaman yang paling cocok ditanami saat musim hujan, kemarau, dan bahkan varietas yang mampu hidup di iklim yang ekstrim. Selain itu, upaya meningkatkan kesuburan tanah dengan bahan organik harus dilakukan agar tanah mampu menahan air. Pengelolaan sumber air yang baik seperti, investasi untuk irigasi, drainse, penampungan, dan penyimpanan air dapat dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan sumber air di waktu musim kemarau. Serta, pemberitahuan rutin mengenai keadaan cuaca penting untuk mempersiapkan jenis tanaman yang akan ditanam.

  1. Adaptasi ketersediaan air

Pengelolaan sumber air terpadu perlu dilakukan sedini mungkin untuk melestarikan ekosistem dan perbaikan infrastruktur pendukung seperti waduk perlu dilakukan.

  1. Adaptasi kesehatan

Penambahan unit dan fasilitas kesehatan harus dilakukan untuk mengantisipasi masalah kesehatan yang timbul akibat adanya bencana. Selain itu, iklim yang semakin tak tentu menyebabkan penyebaran nyamuk ke wilayah-wilayah baru. Sehingga, diperlukan pengawas kesehatan yang handal untuk memonitor penyebaran penyakit seperti malaria, dan demam berdarah dengue (DBD).

  1. Adaptasi wilayah perkotaan

Strategi antisipasi bencana banjir di wilayah perkotaan perlu ditingkatkan. Menambah area penghijauan di perkotaan akan membantu dalam penyerapan air hujan. Penyerapan akan meningkat jika area penghijauan dilengkapi dengan biopori dan pohon yang mampu menyerap air tinggi.

BREEZLESS MEADOWS

0


Stand for ourselves
Make a change and believe in oneself!
Hurt...
Myself again today
Sadness emotion killing me slowly
Conneption, left me aloofly

Harming my self
And the worst part is theres no one to blame
Only me with this body and mind tame
Be my friend, hold me
Warp me up, unfold me
Iam small and iam needy
Life the pathetic tragedy

Warm me up and breathe me
Ease my pain and understand me
I feel lost in a life
I feel lost inside myself
Im hopless, aimless
in meadow sense of breezeless
Will I ever be found again
Without the soul beneath the rain
Myself is breaking
Life is all about dehumanizing


A GLOOMY OF WONDERLUST

0


In this lifetime of turmoil
Am I chasing for a toil
All I do is being hard, real hard
If I cant prevail, rest my own body in sward
https://i1.wp.com/images.fanpop.com/images/image_uploads/Billie-the-polar-express-410768_800_600.jpg
I didnt have no birthdays, I didnt have no christmas
I didnt have no tables with food and shit
I didnt have the new kicks
My daddy didnt loan them
But we dont have the money to do this shit
 

We are diamond in the rust
Who keep become wanderlust
To diamond whos shining and enlivening
Im so young
Im the one
I want to run
Walk Beneath the sun, Lie beneath the stars
We grow upon the earth, And this is what we are
Take a bottle of the Advil, hoping it'll kill me if I only go to sleep


Late night im fuckin sweep, they think that im just a creep
Its to late to go back now, shit
so I slit my wrists now I'm in this shit deep
I slit my wrist to erase the pain
youu look at me like i am insane

Looking at the blood run
My head start to spun
a couple drips then shit now it's on like a puddle
my blurry vision become ruddle
Blood started gushing I could feel my soul was rushing
I fucked up and now my former self is leaving
Everybody get they reasons and, this shit is all exterior, no more internal bleeding
No hurt feeling, at least im knowing this is the end season of wounding

They say time heals all wounds but I've been fucked up ever since I was a child
So troubled and wild, why you think in every school picture I never did smile
Ain't been happy in a while
they tell me I'm an animal, what the fuck else you expect? I grew up in a jungle
you was fucking afraid that im ready to strangle


And now I'm all fucked up on the bathroom floor just sitting here bleeding
Thinking about leaving
before my parents come in
and catch me and see me not breathing

or I wish I'm all fucked up with a bullet in my chest somehow
and I'm praying to lord, Never did before but fuck it if I go right now
Stumbling back, barely can walk, "Do you wanna take another shot?"
Dont tempt me

If you go right now in the end, do you think God is the one you'll be facing
Maybe it could be satan, shit maybe nobody could be waiting
Maybe we all end up in a fucking box with a lid on top
And met god with some of his trollop while he standing on his antelope
This shit is up for debating
For those who indoctrinating and beliefs that we inhabiting, and religion which corrupting

But the fact of the matter is if I don't know then you dont know either
Brain washed as a kid to believe in your parents beliefs, just ask the preacher
I was in the corner by myself looking at the other kids, knowing I was different
Im Like a fish that swimming through on undercurrent
murder them with the verbal and people'll call it venomous
but shit, that's only life for the moment
how can I win when time's my opponent?