PENGHIAN DALAM DERU ANGIN, BADAI DAN AMUK OMBAK


Diantara deru angin, badai dan amuk ombak.
terlintas lalu dibenak.

Dimana pasir di bibir pantai dipijak ta beranjak.

Yang merubah pena menoreh sajak.
Sendu dibalut kelambu senja, merubah tinta menjadi bahasa rasa.

Biar ku tuang pesan sendu yang mungkin bukan Cinta.

Kelabu mendera, letih mencoba, terlalu lama..
Untuk seorang wanita yang masih dalam tanda tanya  (?)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s